06-10-11, 10:06 AM | #1 |
Bos Holic  ID: 19306 Location: Stanford bridge Posts: 840  : 3 users  : 0 user | Warisan Prestisius Sang Imuwan  Bermula dari warisan, apa yang dilakukan Alfred Bernhard Nobel kini jadi tolak ukur bagi mereka yang berkontribusi besar bagi kemajuan dunia. Sejak 1901, Penghargaan Nobel diberikan kepada perempuan dan laki-laki dari seluruh dunia atas pencapaian mereka di bidang fisika, kimia, pengobatan, literatur dan perdamaian dunia. Dasar penghargaan ini adalah wasiat terakhir Nobel yang ditulis pada 27 November 1895. Pria yang dilahirkan pada 21 Oktober 1833 ini adalah seorang ahli kimia, insinyur sekaligus inovator. Salah satu temuan yang membuatnya dikenal adalah dinamit. Sepanjang hidupnya, Nobel mencatat 355 paten atas namanya. Oktober merupakan bulan ketika nama Nobel paling sering disebut oleh seluruh dunia. Sebab, setiap bulan inilah Hadiah Nobel dibagikan kepada cendikiawan dan tokoh-tokoh terpandang dunia yang telah diseleksi dan dipilih oleh Komite Nobel di Norwegia. Pria yang cukup kaya ini, pernah membaca obituari dirinya sendiri di sebuah suratkabat Prancis pada 1888. Artikel itu menjelaskan pria macam apa dirinya dan bagaimana ia akan dikenang. Nobel pun terinsipirasi untuk mengubah wasiatnya. Ia meninggal dunia pada usia 63 tahun, pada 10 Desember 1896 di San Remo, Italia. Wasiat yang ia tinggalkan pun saatnya dibuka. Nobel mewariskan seluruh kekayaannya untuk memberikan serangkaian hadiah bagi orang yang memberikan kontribusi besar bagi manusia. Sebanyak 94% dari asetnya yang jika disesuaikan angka saat ini maka jumlahnya mencapai hampir US$190 juta, akan dibagi menjadi lima Hadiah Nobel. Banyak yang tidak percaya, sebab itulah Norwegia baru menyetujuinya pada 26 April 1897. Eksekutor warisannya, Ragnar Sohlman dan Rudolf Llljequist membentuk Nobel Foundation untuk mengawasi harta dan mengatur penyelenggaraan penghargaan itu. Dalam wasiatnya, Nobel juga diminta pembentukan Komite Nobel Norwegia untuk menyerahkan hadiahnya. Begitu lama pengaturan yang harus dilakukan, hadiah baru bisa dibagikan pada 1901. Komite Nobel pun mulai bekerja, menyeleksi calon penerima atau dikenal sebagai laurates. Beberapa diantaranya seperti Henry Dunant, pendiri Palang Merah Internasional. Kemudian juga Wilhelm Conrad Rontgen, penemu sinar-x dan Philipp Lenard yang menemukan sinar katoda. Sully Prudhomme, pujangga Swedia, menjadi penerima Nobel Literatur pertama. Serta Emil von Behring yang menemukan antitoksin untuk difteria. Pada 1968, Sveriges Riksbank merayakan ulang tahun yang ke-300 dengan mendonasikan sejumlah besar dana ke Nobel Foundation. Setahun kemudian, Nobel Memorial Proze in Economic Science dibagikan, Jan Tinbergen dan Ragnar Frisch jadi pemenang pertamanya. Untuk satu kategori, selain sertifikat, ada hadiah uang 10 juta kronos Swedia (US$1,4 juta) dibagi rata jika pemenangnya dua. Jika tiga atau jumlah maksimal untuk satu kategori, maka Komite Nobel akan tentukan pembagiannya. Mereka juga menerima medali emas 18 karat yang berpelat emas 24 karat. Berat medali ini sekitar 175 gram dan diameternya 66 milimeter, ketebalan 5,2 milimeter. Nilainya yang tinggi membuat medali ini rentan pencurian. |
| | |